Universitas Krisnadwipayana (Unkris) melalui kegiatan pengabdian masyarakat
(pengmas) berupaya menghimpun masukan dari berbagai pihak terutama kalangan
akademisi terkait konsep pembangunan Kampung Sejuta Anggrek di
Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. kegiatan Focus Group Discussion
(FGD) Kolaborasi Lintas Program Studi yang digelar di Kecamatan Pasar Rebo pada
Senin (6/2/2023). FGD ini mengangkat tema Sinergi dan Kolaborasi Fakultas
Teknik Lintas Prodi Dalam Mewujudkan Sapta Pesona bagi Agro Bisnis &
Agrowisata Kampung Sejuta Anggrek.
sebagai narasumber Dr. Susetya Herawati dari Prodi Kajian Pembangunan
Perkotaan dan Wilayah (KPPW), Ir. Reny Savitri, MT dari Prodi Perencanaan
Wilayah dan Kota (PWK), Dr. Achmad Pahrul Roji, ST. MT dari Prodi Teknik Sipil,
dan Zulkarnaen, ST. MT dari Prodi Teknik Arsitektur. Kegiatan ini
melibatkan dosen dari berbagai program studi, LPM Unkris, perwakilan unit
lembaga Pengmas (Pengabdian Masyarakat) FE dan FIA Unkris, perwakilan aparat
dari 5 kelurahan di Pasar Rebo, aparat kecamatan dan Puskesmas Pasar Rebo.
FGD yang dimoderatori oleh Gita Puspa A, ST. MT tersebut menjadi bagian
dari kegiatan pengabdian pada masyarakat Unkris yang terintegrasi dengan
kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) berbasis Indikator Kinerja
Utama (IKU) perguruan tinggi.
Dalam sambutannya camat pasar rebo menyamppaikan “Kami menyampaikan
apresiasi dan terimakasih kepada Unkris yang telah memberikan sumbangan ide dan
pemikiran guna mewujudkan kecamatan Pasar Rebo sebagai Kampung Sejuta Anggrek,”
Dekan FT Unkris Dr. Harjono Padmono Putro yang diwakili Ketua Pengmas Unit
Fakultas Teknik Ir. Sutaryo, M.Si, mengatakan, kehadiran akademisi
berkolaborasi dengan pihak kecamatan Pasar Rebo menjadi faktor yang dapat
melengkapi inovasi dan budaya kerja.